Langsung ke konten utama

Postingan

KORUPTOR JANCUK

KORUPTOR JANCUK  Karya : Puisi Bersajak Bebas Koruptor JANCUK Koruptor tumbuh di segala segmen di negri ini Koruptor menyelinap di instansi-instansi, di departemen-departemen dan disegala struktur hirarki dan komando  Koruptor berbondong-bondong, bergotong-royong dan berjamaah bak undangan hajatan publik figur  Koruptor JANCUK Koruptor membuat jaringan di lini-lini berbau duit Koruptor bergerak tanpa malu Koruptor mempertontonkan muka tembok Koruptor JANCUK Koruptor bermoral bejat Koruptor berakhlak hewan Koruptor berakal binatang Koruptor JANCUK Koruptor berkembang berembrio dan beranak pinak, waduh saudara-saudari ..... generasi kok ...... generasi koruptor  Koruptor tumbuh bak jamur di musim kemarau  Koruptor berkoloni bebas asal fulus dan fulus Koruptor JANCUK Koruptor memacetkan roda ekonomi dan pembangunan  Koruptor menyengsarakan rakyat Koruptor membuat negara berhutang juga perusak bangsa dan bernegara Koruptor JANCUK Koruptor biang kerok negara mis...

KH. Kholil Bin Abdul Latif

 KH. Kholil Bin Abdul Latif Al-‘Aalim Al-‘Allaamah Asy-Syekh Al-Haajji Muhammad Kholil bin Abdul Lathif al-Bangkalani al-Maduri al-Jawi asy-Syafi’i (bahasa Arab: العالم العلامة الشيخ الحاج محمد خليل بن عبد اللطيف البنكلاني المادوري الجاوي الشافعي‎) atau lebih dikenal dengan nama Syaikhona Kholil atau Syekh Kholil, lahir di Kemayoran, Bangkalan, Bangkalan, sekitar tahun 1835 Masehi atau 9 Shofar 1252 Hijriyah[2] – wafat di Martajasah, Bangkalan, Bangkalan, sekitar tahun 1925 Masehi[3] adalah seorang Ulama kharismatik dari Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Di masyarakat santri, Syaikhona Kholil juga dikenal sebagai Waliyullah. Seperti cerita Wali Songo, banyak cerita kelebihan di luar akal atau karamah Syekh Kholil terkisah dari lisan ke lisan, terutama di lingkungan masyarakat Madura.[3] Syekh Kholil al-Bangkalani berasal dari keluarga ulama. Ayahnya, KH Abdul Lathif, mempunyai pertalian darah dengan Sunan Gunung Jati. Ibu beliau Syarifah Khodijah putri Sayyid Asror Karo...

Sugih tanpo bondo Digdoyo tanpo aji Nglurug tanpo bolo Menang tanpo ngesorake (Kaya tanpa harta, Sakti tanpa mantra, Menyerbu tanpa pasukan, Menang tanpa merendahkan) RMP. Sosrokartono

Sugih tanpo bondo Digdoyo tanpo aji Nglurug tanpo bolo Menang tanpo ngesorake (Kaya tanpa harta, Sakti tanpa mantra, Menyerbu tanpa pasukan, Menang tanpa merendahkan) RMP. Sosrokartono ANAK BANGSA YG MENDUNIA NAMUN JARANG DIKUPAS KISAH HIDUP DAN KETELADANANNYA SI JENIUS DARI JEPARA YANG TERSEMBUNYI DAN DISEMBUNYIKAN DARI SEJARAH BANGSA Sang pahlawan jenius bersahaja, tersembunyi dan yang disembunyikan. Kartono, nama lengkapnya RM Panji Sosrokartono, lahir 1877. kakak kandung RA Kartini.1898, pribumi pertama yg kuliah di luar hindia-belanda, laiden. cerdas, kesayangan para dosen. bisa  27 bahasa asing & 10 bahasa nusantara.  pangeran ganteng, pinter, gaul, anak orang kaya, terkenal, dan merakyat. hayoo kurang apa lagi si cowo keren ini. cewe2 eropa nyebut si sosrokartono, "de mooie sos." (sos yg ganteng). bule eropa dan amerika sebut dia dgn hormat, 'de javanese prins' (pangeran jawa). pribumi memanggil kartono aja.  1917, jadi wartawan perang dunia1 koran amerika,...

POINT CENTER KEDIRI

  POINT CENTER KEDIRI  Call center+62 857 3217 2022

Waliyullah Utbah Al-Ghulam Oleh : Gus Robert Miek

Waliyullah  Utbah Al-Ghulam Oleh : Gus Robert Miek Seorang Waliyullah, kekasih  Allah bernama Utbah Al-Ghulam dahulunya adalah seorang yang fasiq (sering berbuat dosa), suka bermaksiat dan bahkan ia terkenal dengan perilakunya yang buruk dan suka meminum khamr. Dikisahkan suatu hari, Utbah tertarik untuk mengikuti sebuah majelis yang diasuh oleh Syekh Hasan Al-Bishri. Saat itu, Syekh Hasan Al-Bishri membacakan satu ayat  Al-Qur'an:   أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ "Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah..." (QS Al-Hadid [57]: 16) Syekh Hasan Al-Bishri menjelasakan tafsir ayat itu dengan penjelasan yang baik dan menyentuh hati, orang-orang pun menangis mendengarnya. Lalu, berdirilah di antara mereka Utbah Al-Ghulam yang kala itu masih muda. "Wahai Taqiyal Mukminin, akankah Allah menerima taubat orang yang jahat seperti diriku?" tanya Utbah Al-Ghulam kepada Syekh...

KISAH SANG JURU TAKTIK PERANG (PANGERAN DIPONEGORO)

KISAH SANG JURU TAKTIK PERANG ( PANGERAN DIPONEGORO) Pangeran Diponegoro adalah pemimpin perang yang menerapkan berbagai strategi dalam melawan Belanda, termasuk perang gerilya dan taktik Telik Sandi. Ia juga mengandalkan dukungan masyarakat setempat.  Strategi perang gerilya   - Memanfaatkan kondisi geografis Jawa yang berbukit dan berhutan - Memusatkan pertahanan di Gua Selarong - Berpindah dari satu daerah ke daerah lainnya Taktik Telik Sandi  - Mengirim mata-mata untuk mendapatkan informasi tentang musuh Taktik musim penghujan  - Memanfaatkan situasi alam menjadi senjata yang tidak terkalahkan - Menimbulkan berbagai penyakit seperti disentri dan malaria Dukungan masyarakat setempat  - Mengandalkan dukungan masyarakat setempat dalam perang Jawa Taktik Benteng Stelsel  - Taktik Belanda untuk mempersempit daerah lawan dengan membangun benteng di setiap sudut kota yang sudah dikuasai Perang Diponegoro atau Perang Jawa berlangsung antara tahun 1825 dan ...

Kilang minyak Cepu dibangun oleh De Dordtsche Petroleum Maatschappij pada tahun 1894

  Kilang minyak Cepu dibangun oleh De Dordtsche Petroleum Maatschappij pada tahun 1894 Kilang minyak Cepu dibangun oleh De Dordtsche Petroleum Maatschappij pada tahun 1894, yang merupakan kilang minyak tertua ketiga yang ada di Indonesia. Kilang minyak ini sekarang dikelola oleh Pertamina dan ExxonMobil. Fotografer : Atelier O. Hisgen & Co. NV antara tahun 1920-1933 Sumber foto : wereldmuseum.nl