Langsung ke konten utama

Postingan

POINT CENTER KEDIRI

  POINT CENTER KEDIRI  Call center+62 857 3217 2022

Waliyullah Utbah Al-Ghulam Oleh : Gus Robert Miek

Waliyullah  Utbah Al-Ghulam Oleh : Gus Robert Miek Seorang Waliyullah, kekasih  Allah bernama Utbah Al-Ghulam dahulunya adalah seorang yang fasiq (sering berbuat dosa), suka bermaksiat dan bahkan ia terkenal dengan perilakunya yang buruk dan suka meminum khamr. Dikisahkan suatu hari, Utbah tertarik untuk mengikuti sebuah majelis yang diasuh oleh Syekh Hasan Al-Bishri. Saat itu, Syekh Hasan Al-Bishri membacakan satu ayat  Al-Qur'an:   Ø£َÙ„َÙ…ْ ÙŠَØ£ْÙ†ِ Ù„ِÙ„َّذِينَ آمَÙ†ُوا Ø£َÙ†ْ تَØ®ْØ´َعَ Ù‚ُÙ„ُوبُÙ‡ُÙ…ْ Ù„ِذِÙƒْرِ اللَّÙ‡ِ "Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah..." (QS Al-Hadid [57]: 16) Syekh Hasan Al-Bishri menjelasakan tafsir ayat itu dengan penjelasan yang baik dan menyentuh hati, orang-orang pun menangis mendengarnya. Lalu, berdirilah di antara mereka Utbah Al-Ghulam yang kala itu masih muda. "Wahai Taqiyal Mukminin, akankah Allah menerima taubat orang yang jahat seperti diriku?" tanya Utbah Al-Ghulam kepada Syekh...

KISAH SANG JURU TAKTIK PERANG (PANGERAN DIPONEGORO)

KISAH SANG JURU TAKTIK PERANG ( PANGERAN DIPONEGORO) Pangeran Diponegoro adalah pemimpin perang yang menerapkan berbagai strategi dalam melawan Belanda, termasuk perang gerilya dan taktik Telik Sandi. Ia juga mengandalkan dukungan masyarakat setempat.  Strategi perang gerilya   - Memanfaatkan kondisi geografis Jawa yang berbukit dan berhutan - Memusatkan pertahanan di Gua Selarong - Berpindah dari satu daerah ke daerah lainnya Taktik Telik Sandi  - Mengirim mata-mata untuk mendapatkan informasi tentang musuh Taktik musim penghujan  - Memanfaatkan situasi alam menjadi senjata yang tidak terkalahkan - Menimbulkan berbagai penyakit seperti disentri dan malaria Dukungan masyarakat setempat  - Mengandalkan dukungan masyarakat setempat dalam perang Jawa Taktik Benteng Stelsel  - Taktik Belanda untuk mempersempit daerah lawan dengan membangun benteng di setiap sudut kota yang sudah dikuasai Perang Diponegoro atau Perang Jawa berlangsung antara tahun 1825 dan ...

Kilang minyak Cepu dibangun oleh De Dordtsche Petroleum Maatschappij pada tahun 1894

  Kilang minyak Cepu dibangun oleh De Dordtsche Petroleum Maatschappij pada tahun 1894 Kilang minyak Cepu dibangun oleh De Dordtsche Petroleum Maatschappij pada tahun 1894, yang merupakan kilang minyak tertua ketiga yang ada di Indonesia. Kilang minyak ini sekarang dikelola oleh Pertamina dan ExxonMobil. Fotografer : Atelier O. Hisgen & Co. NV antara tahun 1920-1933 Sumber foto : wereldmuseum.nl

Pabrik Gula Surabaia abad ke 20 (pabrik gula Bagong, pabrik gula Ketabang, pabrik gula Ketintang, dan pabrik gula Ngagel)j

Pabrik Gula Surabaia abad ke 20 ( pabrik gula Bagong, pabrik gula Ketabang, pabrik gula Ketintang, dan pabrik gula Ngagel) Pada pertengahan abad ke 20, Surabaya berkembang menjadi daerah industri terbesar di Hindia Belanda karena banyaknya industri dan perkebunan di wilayah Jawa bagian timur, terutama industri dan perkebunan gula. Banyak pabrik pabrik gula yang dibangun di daerah Surabaya, seperti pabrik gula Bagong, pabrik gula Ketabang, pabrik gula Ketintang, dan pabrik gula Ngagel yang kemudian pabrik pabrik tersebut menjadi aset PTPN XII Surabaya. Tidak ada pabrik gula di Surabaya pada abad ke-9, karena industri gula di Indonesia baru berkembang pada masa penjajahan Belanda.  Pabrik gula di Surabaya pada masa kolonial  - Pabrik gula Karah diduga sudah ada sejak tahun 1840-an. - Pabrik gula Bagong didirikan sekitar akhir tahun 1800-an. - Pabrik gula Tanggulangin didirikan pada tahun 1835 oleh Tionghoa. - Perkembangan industri gula di Surabaya - Industri gula di Surabaya ber...

Potret para warga pribumi yang di tangkap tentara KNIL Belanda (Londo Ireng) di pulau Jawa pada tahun 1890-an

  Potret para warga pribumi yang di tangkap tentara KNIL Belanda (Londo Ireng) di pulau Jawa pada tahun 1890-an Potret para warga pribumi yang di tangkap tentara KNIL Belanda (Londo Ireng) di pulau Jawa pada tahun 1890-an Sumber fhoto lawas http://www.atlasvanstolk.nl

TENTANG HIKAYAT AMIR HAMZAH, MANUSKRIP JAWA TERTEBAK 3000 HALAMAN TERSIMPAN DI BRITISH LIBRARY

  TENTANG HIKAYAT AMIR HAMZAH, MANUSKRIP JAWA TERTEBAK 3000 HALAMAN TERSIMPAN DI BRITISH LIBRARY Manuskrip Menak Amir Hamza merupakan sebuah naskah kuno dari Jawa, tepatnya Yogyakarta yang masuk dalam proyek digitalisasi dan telah diunggah secara daring. Naskah kuno Serat Menak Amir Hamza, ditulis dalam aksara Arab (pegon) dengan tinta hitam di atas kertas Jawa (dluwang). Berdasarkan kisah dari Arab-Persia, versi dalam bahasa Jawa telah ditambahkan dengan narasi mengenai putra dan cucu Amir Hamza.  Dokumen ini berasal dari Keraton Yogyakarta dan ditulis untuk Ratu Ageng Tegalreja (sekitar 1730-1803), yang merupakan istri Sultan Hamengku Buwono I, sultan pertama Yogyakarta, dan juga ibu Sultan Hamengku Buwono II.  Menarik untuk dicatat, Ratu Ageng Tegalreja adalah nenek buyut Pangeran Diponegoro (Raden Mas Mustahar), seorang pahlawan nasional Indonesia dalam Perang Jawa yang terjadi antara tahun 1825 hingga 1830 M.  Dalam pengantar dokumen tersebut, ia disebut sebagai...